Kemensetneg Lantik 70 Pejabat Fungsional, Dorong Kinerja Unggul dan Inovasi Berkelanjutan
Info Negara- Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) terus memperkuat kualitas sumber daya manusia melalui penerapan manajemen talenta yang terarah. Salah satu langkah konkretnya adalah melantik 70 pejabat fungsional baru dalam dua sesi pelantikan yang berlangsung di Lobi Gedung I Kemensetneg, Jakarta, pada Rabu (13/08/2025).
Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Kedeputian Bidang Administrasi Aparatur, Muharromi, yang juga mengambil sumpah jabatan para pejabat baru. Dari 70 pejabat yang dilantik, 23 orang menduduki jabatan Ahli Madya, 44 orang berada pada jenjang Ahli Muda dan Penyelia, sementara 3 orang lainnya diangkat melalui perpindahan dari jabatan lain.

Baca Juga : Istana Merdeka Siap Sambut 16 Ribu Tamu di HUT ke-80 RI
Dua Sesi Pelantikan dengan Agenda Berbeda
Pada sesi pertama, 23 pegawai dilantik berdasarkan Keputusan Menteri Sekretaris Negara Nomor 270 Tahun 2025 tentang Kenaikan Jenjang Jabatan Fungsional Ahli Madya di Lingkungan Kemensetneg, yang ditetapkan pada 4 Agustus 2025.
Sesi kedua diisi dengan pelantikan 44 pejabat fungsional ahli muda dan penyelia, serta pengangkatan tiga pejabat fungsional melalui perpindahan dari jabatan lain.
Pesan Penting: Tanggung Jawab dan Inovasi
Dalam sambutannya, Muharromi menegaskan bahwa pelantikan ini adalah hasil seleksi panjang dan ketat. Menurutnya, kenaikan jabatan bukan sekadar penghargaan, tetapi juga bukti bahwa setiap pejabat mampu menunjukkan kinerja unggul dan inovasi nyata.
“Jabatan ini adalah amanah. Bukan hanya pengakuan, tetapi pembuktian bahwa Saudara layak karena kinerja dan dedikasi. Tanggung jawabnya besar, dan kinerja harus lebih baik dari sebelumnya,” tegas Muharromi.
Ia juga menekankan bahwa promosi jabatan merupakan awal dari tantangan baru. Para pejabat diharapkan terus meningkatkan kompetensi melalui pembinaan dan pelatihan lanjutan. Program peningkatan keterampilan akan diberikan agar mereka mampu menjalankan tugas secara optimal di jabatan yang baru.
“Naik jenjang bukan berarti semua keterampilan sudah terpenuhi. Masih banyak ruang untuk belajar dan berkembang,” tambahnya.
Peran Pimpinan dan Adaptasi Cepat
Muharromi menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan tinggi pratama dan madya yang telah konsisten membina SDM di unit masing-masing. Ia menegaskan bahwa pembinaan SDM adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Biro SDM.
Bagi pejabat yang berpindah unit kerja, Muharromi berpesan untuk menyelesaikan seluruh tanggung jawab di tempat lama sebelum memulai tugas di tempat baru. Adaptasi yang cepat dinilai penting agar kontribusi positif segera terasa.
“Setiap tugas adalah bentuk kepercayaan organisasi. Jalankan dengan penuh tanggung jawab dan semangat memberi dampak nyata bagi kemajuan Kemensetneg,” ujarnya menutup sambutan.
Pelantikan ini turut dihadiri Deputi Bidang Administrasi, Sekretariat Dukungan Kabinet Thanon Aria Dewangga, serta para pejabat eselon II dan III di lingkungan Kemensetneg. Kehadiran para pimpinan ini menjadi wujud dukungan penuh terhadap upaya penguatan SDM berbasis kinerja dan inovasi di Kementerian Sekretariat Negara.
















